JAKARTA, Terasjabar - Center for Budget Analysis (CBA) menemukan sejumlah kejanggalan dalam proses Tender "Konstruksi Perbaikan Gedung Dinas Teknis Abdul Muis" milik Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi DKI Jakarta dengan kode tender 10122816000.
Koordinator CBA Jajang Nurjaman mengatakan, bahwa berdasarkan hasil penelusuran, tender senilai pagu Rp7,96 miliar dengan HPS Rp4,87 miliar tersebut diikuti oleh 107 peserta.
Namun, lanjut Jajang, di balik angka partisipasi yang besar, ditemukan pola penawaran yang patut dipertanyakan.
"Yang paling mencolok adalah adanya empat perusahaan yang mengajukan harga penawaran dengan nominal yang sama persis, yakni Rp3.900.439.610,29.," kata Jajang Nurjaman dalam rilis tertulis yang diterima redaksi, Jumat, 5 Juni 2026.
Empat perusahaan tersebut adalah:
1. CV. Bintang Purnama Kasih;
2. CV. Hanytech Jaya Makmur;
3. PT. Ramintan Jala Utama;
4. PT. Budi Baik.


