BOGOR, Terasjabar - Pemerintah Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat secara resmi melarang seluruh aparatur wilayah, termasuk kepala desa untuk mengajukan permohonan Tunjangan Hari Raya (THR) kepada perusahaan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 Masehi.
Kebijakan ini disampaikan langsung oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto, beberapa waktu lalu sebagai langkah menjaga integritas pemerintahan serta mencegah praktik gratifikasi. Larangan tersebut diperkuat dengan diterbitkannya Surat Edaran (SE) Nomor 100.3.4.2/165-INSPEKTORAT tentang Pencegahan Korupsi dan Pengendalian Gratifikasi Terkait Hari Raya Idul Fitri.
Dalam surat edaran (SE) itu ditegaskan bahwa aparatur pemerintah daerah hingga tingkat desa tidak diperkenankan meminta atau menerima gratifikasi dalam bentuk apa pun dari pihak swasta.
Kebijakan ini dimaksudkan untuk memastikan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, serta bebas dari praktik yang berpotensi melanggar hukum.
Namun di tengah kebijakan tegas tersebut, muncul dugaan adanya aparatur desa yang tidak mengindahkan imbauan pemerintah daerah. Berdasarkan dokumen yang beredar, Kepala Desa (Kades) Citeureup, Kecamatan Citeureup diduga mengirimkan surat permohonan partisipasi kepada salah satu perusahaan, yakni SPBU Lebak Pasar.
Surat bernomor 500/-Sekret tertanggal 2 Maret 2026 itu berisi permohonan bantuan partisipasi untuk Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDesa) Tahun Anggaran 2026.
Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa bantuan dimaksudkan untuk mendukung peningkatan Pendapatan Asli Desa (PAD) yang akan digunakan untuk kegiatan penyelenggaraan pemerintahan desa, pembangunan desa, pembinaan masyarakat, pemberdayaan masyarakat, hingga penanggulangan bencana alam.
Selain itu, dalam surat juga dicantumkan dua nama petugas yang disebut sebagai koordinator bantuan partisipasi, yakni Angga Saputra dan Andri Jaelani, lengkap dengan nomor telepon yang dapat dihubungi.
Surat tersebut ditandatangani oleh Kades Citeureup Gugun Wiguna, S.H., dan ditembuskan kepada Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Citeureup.

