SUMENEP, Terasjabar - Semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap nilai-nilai perjuangan bangsa kembali menggema di Kabupaten Sumenep. Selama empat tahun berturut-turut, kegiatan Lomba Pidato Gaya Bung Karno Piala Bupati Sumenep 2026 yang digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep yang diikuti Sebanyak 88 peserta dari berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Puskesmas, Kecamatan, serta masyarakat umum
Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Kalender Event dalam peringatan Bulan Bung Karno tersebut berlangsung meriah dan penuh antusiasme.
Para peserta tampil membawakan pidato dengan gaya khas Presiden pertama Republik Indonesia, Soekarno, lengkap dengan intonasi, ekspresi, serta semangat perjuangan yang menjadi ciri khas Sang Proklamator.

Ajang yang memperebutkan Piala Bupati Sumenep itu diselenggarakan oleh Ikatan Wartawan Online (IWO) Sumenep sebagai upaya menghidupkan kembali semangat kebangsaan, patriotisme, dan nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Bung Karno kepada generasi penerus bangsa.
Ketua IWO Sumenep Imam Mustain Ramli mengatakan, bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar perlombaan pidato, melainkan sarana edukasi untuk mengingat kembali pemikiran dan perjuangan Bung Karno yang hingga kini masih relevan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
"Momentum Bulan Bung Karno harus menjadi ruang refleksi bagi seluruh elemen masyarakat untuk kembali memahami nilai-nilai perjuangan, persatuan, gotong royong, dan nasionalisme yang diwariskan oleh Bung Karno. Karena itu, melalui lomba ini kami ingin menghadirkan semangat tersebut dalam bentuk yang lebih kreatif, edukatif, dan menarik," ujar Imam di sela acara berlangsung, Rabu, 10 Juni 2026.
Menurutnya, tingginya jumlah peserta yang mencapai 88 orang menunjukkan bahwa semangat masyarakat Sumenep untuk mengenal sejarah dan tokoh bangsa masih sangat besar.
Bahkan peserta tidak hanya berasal dari kalangan ASN, tetapi juga dari berbagai unsur masyarakat dan Kalangan Pondok Pesartren di Sumenep yang memiliki kepedulian terhadap nilai-nilai kebangsaan.
"Kami bersyukur antusiasme peserta tahun ini sangat luar biasa. Kehadiran peserta dari OPD, Puskesmas, hingga Kaum Santri yang ada di Pondok Pesantren menjadi bukti bahwa semangat Bung Karno masih hidup di tengah masyarakat. Ini menjadi energi positif bagi kita semua untuk terus menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda," katanya.


