Peletakan Batu Pertama  Gedung Pembelajaran Terpadu MAN Darussalam Ciamis Oleh Wamendag

Ciamis, terasjabar.com — Madrasah Aliyah Negeri Darussalam Ciamis akan memiliki gedung pusat pembelajaran terpadu. Gedung ini akan dibangun dengan biaya yang bersumber dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN).

Peletakan batu pertama gedung ini dilakukan oleh Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Minggu (30/08). Selain gedung pusat pembelajaran terpadu, MAN yang memiliki program keagamaan dan berada di lingkungan Pondok Pesantren Darussalam, Ciamis ini juga memperoleh bantuan guna pembangunan gedung administrasi.

“Untuk Madrasah Aliyah  Pendidikan Keagamaan (MAPK) memang perlu mendapatkan  perhatian khusus, karena untuk mencetak kader  pendakwah. Apalagi MAN PK yang lahir dari pesantren,” ujar Wamenag kepada Pimpinan Pondok Pesantren  Darussalam Ciamis KH Fadlil Munawwar Manshur.

“Saya juga amat mengapresiasi visi yang dikembangkan di Darussalam ini, yaitu menjadikan muslim moderat, mukmin yang demokrat, dan mukhsin yang diplomat,” imbuh Wamenag.

MAN 1 Darussalam Ciamis, merupakan salah satu madrasah aliyah hasil penegerian. Semula, pengelolaan madrasah aliyah darussalam berada di bawah Ponpes Darussalam. “Program Keagamaan Darussalam ini sempat vakum beberapa waktu lalu. Setelah sekian tahun MAPK vakum, kemudian digelontorkan berbagai bantuan yang menurut ukuran ponpes, amat sangat representatif,” ujar pembina Ponpes Darussalam KH Fadhlil Munawar Mansyur.

“Perhatian yang diberikan Kemenah mencerahkan kembali, menghidupkan kembali MAPK, yang sudah menghasilkan alumni dan tersebar dalam berbagai bidang keahlian keagamaan. Di antaranya banyak dari mereka yang kemudian menjadi dosen atau guru pendidikan agama islam,” imbuh KH Fadhlil.

Hal senada disampaikan Wakil Bupati Ciamis Yana D. Putra yang turut hadir dalam peletakan batu pertama gedung pùsat pembelajaran terpadu MAN 1 Darussalam.

“Pemerintah Kabupaten Ciamis menyampaikan terimakasih setinggi-tingginya kepada Kementerian Agama yang telah menyertakan MAN 1 dalam Program SBSN,” tutur Yana.

“Ini menjadi momentum untuk memajukan pendidikan agama Islam di Kabupaten Ciamis,” lanjutnya.

Turut hadir dalam peletakan batu pertama tersebut, Direktur KSKK Madrasah A.Umar  Kakanwil Kemenag Jawa Barat Adib. Irwan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *